Sabtu, 21 Januari 2017

CINTA KEPADA RASULULLAH

Sudah Menjadi suatu kewajiban bagi setiap Muslim untuk mencintai Rasulullah SAW, melebihi cintanya kepada semua makhluk. Bahkan, mencintai Rasulullah SAW merupakan ushul iman (pokok keimanan) yang hal ini bergandengan erat dengan cinta kepada Allah SAW. Allah SAW telah menjelaskan dalam satu ayat dengan menyertakan sebuah ancaman bagi mereka yakni orang-orang yang lebih mengutamakan kecintaannya kepada kerabat, harta, Negara serta hal lainnya daripada cintanya kepada keduanya (yakni Allah SWT dan Rasulullah SAW).

Rasulullah SAW juga bersabda ;

{“ Tidak beriman (dengan sempurna) salah seorang dari kalian, sampai aku (rasulullah SAW) lebih ia cintai daripada orangtuanya, anak-anaknya, serta manusia seluruhnya “}(HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, wajib bagi kita sebagai Muslim untuk mendahulukan dan mengutamakan kecintaan kita kepada Allah dan Rasulnya atas kecintaan kepada diri sendiri, anak, kerabat, keluarga, harta, dan tempat tinggal serta segala sesuatu yang sangat dicintai manusia.

Mencintai dan mengagungkan Rasulullah SAW yang sebenarnya (secara benar) adalah dengan cara meneladani segala petunjuk dan sunnah Rasulullah SAW, dengan berusaha untuk mempelajari serta mengamalkannya dengan baik.

Mecintai dan mengagungkan sunnah Rasulullah SAW itu bukanlah dengan cara melakukan perbuatan-perbuatan bid’ah dengan mengatasnamakan cinta kepada Rasulullah SAW, atau memuji dan mensifati Rasulullah SAW secara berlebihan, misalnya seperti menempatkan kedudukan yang Allah SWT tentukan untuknya.

By. OSIS SMP Negeri 4 Tanah Merah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar